Monday, November 15, 2010

Kenapa hidungmu berdarah terus bunda...T.T

بسم الله الرحمن الرحيم
firstly, I'm missing of a thing. A thing that I dont know where I have to find. Ya Allah..
secondly, i'm distressed. Stress about another thing which is I care so much in these 3 years.
thirdly, i've been thinking about a pregnant woman. She's got her nose bleed so much since 5 days ago T.T
hiks..hiks..

Minggu, 14 November 2010. 11.00. IGD RSHS.
Residen THT menerima panggilan, lalu segera memberi tahu kami untuk pergi bersama menuju IGD. Disana sudah ada seorang ibu terbaring lemah dengan kasa besar terplester menutupi lubang hidungnya.
Hum, tampon anterior untuk epistaksis posterior. Tamponnya nampak dipasang berlebihan. 
Ibu kenapa ya? tanyaku dalam hati.


Ada seorang lelaki disamping kanannya dan 2 wanita di samping kirinya.
"Mimisan sejak hari Rabu dok. Ini surat rujukannya dari Tasik", kata perawat dari sebuah RS di Tasik kepada Residen.
 
Dari anamnesis diketahui kalau sang ibu tengah mengandung 32 minggu. Ini kehamilan keduanya. Kehamilan pertama tidak ada masalah serupa. Saat mimisan, sempat terjadi pula perdarahan pada telinga kiri dan kedua matanya.Tidak ada riwayat trauma, demam, batuk & pilek sebelumnya.Tidak ada riwat hidung tersumbat atau terasa penuh dan sulit menelan.Tidak ada riwayat hipertensi, gangguan jantung, gangguan liver, diabetes dan gangguan pembekuan darah.

Ya Allah, severe epistaxis in pregnancy.. tapi kenapa?
Pemfis dilakukan. Ada darah di CAE AS (liang telinga kiri) nya.
Pasien segera dicek darah lengkap dan hasilnya:
Hb 7,6
Ht turun
Leukosit & Trombosit dalam batas normal
Diff count dalam batas normal
PT/APTT dalam batas normal
Creatinin menurun
GDS dalam batas normal
SGOT/SGPT dalam batas normal

Dari pemeriksaan apus darah ditemukan adanya giant cell thrombocyte. Tapi ini bisa fisiologis karena perdarahannya.

Belum selesai. Dengan status Hb anemia berat, kondisi janin harus diwaspadai. Pasien segera dirujuk ke bagian Obgyn. Hasilnya, kondisi janin baik-baik saja. Karena kondisinya pasien disarankan untuk dirawat inap dan tetap diobservasi.

Setelah itu kami kembali ke ruang THT dengan penuh pertanyaan. Kenapa yaa..
ITP? Ca Nasofaring? Gangguan hormon? Gangguan faktor pembekuan darah?
Yang jelas menurut literatur, pada severe epistaxis in third trimester dengan Hb segitu, si ibu harus segera ditransfusi dan kalau bisa dilakukan sectio tapi.. Ah, sayang sekali saya tidak tahu apa yg dilakukan selanjutnya.. Hari ini saya baru tahu kalau sang ibu sudah dipindahkan oleh keluarganya ke paviliun.. T.T
Ibu, semoga engkau dan dede baik2 aja yaa...
aamiin..

0 komentar:

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.