Wednesday, May 6, 2009

Aishah & Intan

بسم الله الرحمن الرحيم
Seperti namanya, Aishah memang hampir mirip dengan gambaran istri Rasulullah yang imut dan menggemaskan. Tapi Aishah yang satu ini rekan saya, teman sejawat saya, partner organisasi, sahabat, dan tamu.

Tamu? Iya.
Aishah adalah pelajar dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). UKM dan UNPAD bekerjasama di beberapa fakultas.
Aishah mengikuti Program Twinning selama 3 tahun untuk menimba ilmu kedokteran disini. Jujur saja, belum ada satu tahun saya kenal dengan dirinya. Itu juga karena kepanitiaan Ospek 2008 lalu. Dia adalah core of information satu-satunya buat saya dari Twinning angkatan 2006. Karena kepanitiaan OSPEK itu terus berlanjut sampai bulan lalu, maka selama itulah saya terus berhubungan dengannya, bahkan lebih. Ah tidak, saya harap selamanya. Walaupun entah kapan saya bisa bertemu lagi dengannya.

Rabu, 6 Mei 2009, pk 24.oo
Hari ini tepat pada jam ini dia akan meninggalkan Indonesia.

Sedih. Iya. Pasti.
Perpisahan selalu membuat saya ingin menangis. Selalu mengingatkan saya betapa berharganya sebuah pertemuan.
Ya Rabb, engkau yang mempertemukan kami dengan kebaikan. Semoga perpisahan ini melahirkan kebaikan untuk kami. Ya Rabb, jagalah dirinya dengan cinta Mu karen aku pun mencintainya karena Mu. Ya Rabb, sungguh lidah ini kelu untuk berkata. Maka katakanlah padanya bahwa aku akan terus merindukannya. Mengharap untuk bertemu dengannya. Ya Rabb, balaslah kebaikannya dengan balasan terbaik dariMu. Allahumma innaka ta'lamu anna haadzihil quluub. qadijtama'at 'alaa mahabbatik wal taqat 'alaa thaatik wa tawahhadat 'alaa da'watik...


"Aishah.. hati-hati di jalan ya...makasih untuk semuanya.. makasih untuk jadi partner intan yang baik..yang bisa membuat intan belajar sesuatu.. membuat intan mengenal Malaysia sebelum benar-benar kesana..take care n wish u all d'best!" Wall-to-wall Intan to Aisha (FB)


Yesterday is history, tommorow is mystery, today is a gift so why we called it present
Thanx for the cute-brown bear ^^

0 komentar:

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.