Sunday, June 27, 2010

Tarbiyah bagi Akhwat Pembangun Peradaban (2)

بسم الله الرحمن الرحيم
Akhwat muslimah memiliki tugas dan peran yg amat besar dan penting sepanjang sejarah kemanusiaan. Ia bukan saja rahim tempat bersemainya para PEMIMPIN PERADABAN tapi juga adalah PENDIDIK para pelaku sejarah dari zaman ke zaman. Oleh karena itu, ia sebenarnya tidak sekedar menjadi pelaku sejarah itu sendiri. Ada peran besar yg harus dilakoni akhwat muslimah yaitu PERAN PEMBANGUN PERADABAN,
http://mafahimcenter.files.wordpress.com/2009/07/akhwat_berjilbab_hijau_by_akings.jpg وعد الله الذين امنوا منكم وعملوا الصالحات ليستخلفنهم في الارض كما استخلف الذين من قبلهم وليمكنن لهم دينهم الذي ارتضى لهم
وليبدلنهم من بعد خوفهم امنا يعبدونني لايشركون بي شيئا ومن كفر بعد ذلك فاولئك هم الفاسقون
 Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih di anatara kalian, bahwa Dia pasti akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia pernah menjadikan orang2 sebelum mereka berkuasa;
akan meneguhkan bagi mereka agar yang telah Dia ridhai untuk mereka; dan akan mengubah keadaan mereka sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku tanpa menyekutukan seseorang pun dengan-Ku” (TQS an-Nur [24]:55)

Peran peradaban yang harus ditunaikan oleh para akhwat muslimah diantaranya adalah:
melahirkan dan mendidik generasi berkualitas,
terlibat dalam urusan sosial, ekonomi, politik, pemerintahan
menunaikan kewajiban dakwah, 
amar ma'ruf nahi munkar.
Mereka adalah pelaku aktif dalam aktivitas kontemporer di masa sekarang, juga pewaris nilai-nilai kebaikan bagi generasi yg akan datang.

Allah telah memberi peringatan agar setiap MUSLIM dan MUSLIMAH tidak membiarkan kemunkaran yang POTENSIAL MERUNTUHKAN PERADABAN terjadi tanpa usaha PENCEGAHAN (Al Anfal:25)
Apabila kemunkaran telah dibiarkan terjadi, maka azab Allah ditimpakan secara merata tidak hanya kepada pelaku kezaliman saja.
Zainab binti Jahsy bertanya kepada Rasulullah saw.,"Wahai Rasulullah, apakah kami akan binasa juga sedang ada di antara kami ada orang-orang yang masih melakukan kebaikan?"
Rasulullah menjawab,"Ya, apabila kejahatan telah merata." (HR Muslim)

Peran-peran tersebut kadang terlupakan karena alasan pragmatis menghadapi realitas hidup yg lebih dominan. Untuk itu diperlukan tarbiyah Islamiyah yg akan MENYADARKAN dan MENDIDIK para akhwat akan tugas-tugas besar tersebut, sekaligus menyiapkan para muslimah untuk mampu MENGAMBIL PERAN dan KONTRIBUSI.

disadur dari buku Keahwatan 1. Cahyadi Takariawan. 2008

0 komentar:

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.