Monday, August 2, 2010

Maluuuuu!

بسم الله الرحمن الرحيم


"Jika kau tidak malu, lakukanlah semaumu"

*blushing*


Ngggg...pernahkah kau merasa dirimu hampa? ehh..salah, salah.. Pernahkah kau merasa jatuh cinta?

Ahhh, bukan ini penyebabnya. Kita skip pembicaraan mengarah itu.
Langsung saja, apa yg biasanya kita rasakan saat:
1. Chatting dengan orang asing, berteman baik dengannya lalu setelah sekian lama mengajak kopdar (kopi darat/ bertemu)? <--korban kebanyakan baca novel tp ga pernah sekalipun mengalami.
2. SMSan dengan seseorang sampai keakraban timbul dan setelah beberapa lama, bertemu tanpa disangka-sangka?
3. Korespondensi dengan teman-teman dari berbagai daerah lalu suatu ketika ada acara keluarga yg ternyata letaknya tidak jauh dengan rumah salah satu teman kita. Dia mengundang kita untuk mampir, lalu? <--ini waktu jaman internet belum marak, dan sahabat pena-an sedang "happening"
4. Telponan sama seseorang berjarak ratusan kilometer yang belum pernah kita temui bahkan secuil potongan wajahnya pun kita tak tahu untuk membuat janji bertemu apabila lamarannya diterima? <--tebak ini fakta atau rekayasa :D

Dari keempat hal itu, hari ini kejadian no.2 yg membuat saya malu. Dari isi dan penggunaan kata dalam SMS-sms-nya cukup menggambarkan bahwa umurnya beberapa tahun lebih muda daripada saya. Bukan hanya umur yg terbayang dengan baik, tapi juga ilmu dan kebaikan yang ada pada dirinya. Selintas kekaguman menyelusup dalam benak. Saya penasaran? Ya. Seperti apa akhwat ini. Saya kira, saya tidak akan bertemu dengannya karena ada kemungkinan lain dia sudah datang pada hari kemarin. Tapi, takdir Allah memang luar biasa.
Saya mencoba menghindar untuk bertemu. Biar teman saya saja yg bertemu dengannya. Toh, sama saja urusannya. Eh, tapi ketemu juga pada akhirnya. Allah Subhanallah, memang saya jodoh untuk bertemu dengannya.

Bila kau tak malu, lakukanlah sesukamu..
Tapi aku malu.
Malu karena ilmumu
Ini diriku, yang sama akhwat saja bisa begitu malu, apalagi sama ikhwan ya..
Bertemu dengan orang-orang luar biasa?
*tarik nafas dan raba arteri radialis

0 komentar:

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.