Monday, May 16, 2011

Ngeblog; Penting Ga Penting (behind the scene)

بسم الله الرحمن الرحيم
Assalamu'alaikum
Haloo semua.. ! Akhirnya setelah beberapa minggu di IPD (anak Unpad biasa mengeja i-pe-de untuk bagian interna/interne), saya berhasil mengumpulkan energi untuk menulis lagi. Alasannya hanya satu: MALAS. Padahal sudah dikampanyekan dari kecil. Dulu sampai bosen lihat tulisannya di sampul-sampul buku tulis anak SD: "Rajin pangkal pandai" atau "Cerdas bagi si Rajin"

Sedihnya setiap buka blog hanya bisa memandang. Padahal ide tulisan banyak selama di IPD. Tapi kemalasan membuat jemari saya enggan menekan tuts-tuts keyboard. Pernah kah sepertiku kawan? tolong beri aku nasihat. Karena malas merangkai kata, malas menuangkan ide bahkan malas untuk sekedar mengopas (mengetik ulang) berdampak langsung pada sepinya postingan bulan ini. Sepi dari ghirah mencari ilmu. Sepi dari kebijakan sekitar. Sepi dari inspirasi. Sepi untuk menyemangati. Dan lebih parah, sepi untuk memberi manfaat. Padahal blog ini saya buat terutama untuk mengejawantahkan nasihat Rasulullah "khairunnas anfa'uhum linnas". Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Sebegitu pentingnya menjadi si rajin. Dan sebegitu pentingnya untuk tidak menjadi pemalas. Apa jadinya bangsa ini kalau dipenuhi pemuda pemalas seperti saya? >,< Naudzubillah (makin sedih).
Maka seperti nasihat salah satu murabbi saya,
"Jika sudah berat kaki berdiri untuk qiyamul lail. Paksakan untuk berdiri.
Jika sudah enggan mata menangis meratapi dosa dan bermunajat kepada-Nya. Paksakan untuk menangis.
Hadirkan suasana-suasana yang diinginkan. Mungkin pada awalnya karena terpaksa. Tapi paksakan agar kembali menjadi biasa"
Kalimat itu menjadi ampuh saat jiwa ini kering kerontang bak musim kemarau. Jurus memaksakan diri untuk menggarap amal kebaikan dan pahala memang harus selalu disemai, apalagi buat yang imannya naik turun seperti saya. Maka jurus itu kembali saya pakai untuk menulis! Yosh!

Well then, saya klik layar new post. Mau nulis apa?

Masih bingung. Klik-klak-klik. Sampai di panel STATS.
Btw, Blogger baru menambahkan fungsi statistik beberapa bulan lalu. Padahal saingannya (eg.wordpress) sudah sedari dulu ada. Inilah yang awalnya membuat saya dilema memakai blogger disamping kelebihannya untuk diutak-atik. Makanya dari awal disiasati dengan aplikasi tambahan untuk melacak traffic blog ini (i.e pakai gadget gratisan dari Hitstats.com).

Buat apa tau traffic, kalau mau nulis mah nulis aja. Pernah tersirat kalimat itu dalam benak. Ya, dulu di blog pertama saya (sekitar tahun 2004) saya ga peduli. Tapi berhubung saya butuh data objektif terkait nilai kebermanfaatan blog ini maka traffic web menjadi penting. Apalagi ada ide untuk pasang AdSense. Gara-gara perbincangan dengan seorang ketua *piip* tentang bisnis-apapun-yang-tidak-membisniskan-profesi-dokter. Lumayan bisa membantu orang, juga mendapat uang. Eniwei, traffic blog saya masih sekitar 40 pengunjung perhari. Pertanda belum optimal berkarya dan bekerja ><

Hal penting lainnya adalah feedback. Klik, komentar, shouts teman-teman semua sangat berarti bagi kemajuan blog ini yang secara langsung menjadi feedback bagi saya pribadi. Senang rasanya kalau ada postingan saya yang dikomentari. Sedikit apapun, sekecil apapun hal yang terjadi disini menjadi berharga buat saya [Ini kan serpihan hidup saya. Sudah seperti Horcrux-nya Voldemort dalam serial Harpot, hehe]

Selain feedback, hal yang ga kalah penting adalah buat apa saya menulis? Saya lebih suka menggambar, memfoto, memvisualisasikan sesuatu dengan jelas. Tapi blog kan isinya ga hanya gambar yaa..Ini semua gara-gara mengenal seorang teteh yang rajin sekali menulis catatan harian sejak kecil, bertahun-tahun lalu. Heran, buat apa sih pikiran kita ditulis segala? buat apa curhat-curhat di diary?
Tibalah giliran saya ditugasi membuat tulisan. Apalagi kalau bukan tugas Bahasa. Mau Bahasa Sunda, Inggris, Indonesia, saya paling tidak suka menulis. Simply because I can't. Ga bisa karena ga biasa. Alhasil, saya mulai mencoba menulis. Nulis apa aja. Penting ga penting. Kayak gini nih.. :p

Ternyata menulis membuat pikiran kita lapang. Menulis membuat kita tau siapa diri kita.  Membuat kita ingin banyak membaca. Melatih otak kita untuk tetap waras, sistematik, produktif dan mencegah dari atrofi..
"..dengan menulis saya merasakan kenikmatan
yang tidak kalah dengan kenikmatan membaca. Dengan
menulis saya bisa menciptakan perasaan saya sendiri.
Saya bisa mengajak jiwa saya semangat, bahagia, sedih,
haru, bergetar dan lain sebagainya. Dan saya bisa
mengajak orang lain merasakan apa yang saya rasakan.
Dengan menulis saya bisa mengajak jiwa saya semangat
ketika sedang melemah. Saya bisa mengajak jiwa saya
optimis memandang terang cahaya ketika sedang merasa
sedih dan redup. Dengan menulis saya seolah bisa
mengobati diri saya sendiri ketika saya sedang sakit. Dan
dengan menulis saya merasa lebih berdaya. Saya merasa
menemukan ruang yang pas untuk mengajak diri sendiri
dan orang lain berusaha menjadi lebih baik dan berdaya..."
-Habiburrahman el Shirazy-

Saya suka alasan beliau menulis itu.. Keren sekali..
Dan semakin berlalunya waktu, ngeblog bagi saya adalah aktivitas membackup memori akademik dan non-akademik. Membackup jejak petualangan saya selama hidup di dunia nyata dan dunia maya. Lebih simpelnya seperti kata Ali bin Abi Thalib:
"ikatlah ilmu dengan menuliskannya"
Sederhana saja..Saya juga baru tahu kalau yang paling dibaca diblog ini juga hal yang sederhana:
Statistik Mei 2009-2011 [blogger]
Sederhana bukan? Saya yakin semua anak FK bisa menulis hal itu.

Pernah suatu hari, ada seorang kawan yang berkomentar. "Tan, kadang ketika saya search sesuatu di Goo*le yang keluar alamat blog Intan. Di yang lain malah ga ada,lho.."
 "Ohya", sahut saya dengan mata berbinar, kedua tangan menggengam, hati terharu, dan lutut melemas. *rada lebay memang, tapi bener-bener membuat saya senang. Entah kenapa. Atau karena melakukan sesuatu yang tidak dilakukan orang lain.

Sejauh ini, bukan hanya pujian, tapi juga kritikan pernah mampir disini.
Alhamdulillah..respon saya tetap sama: senang karena dapat masukan.
Tetap berharap hal sekecil apapun yang ada disini mendatangkan manfaat.
Maaf lahir batin bila ada khilaf.

5 komentar:

Rizky Andhika Pattisahusiwa said...

Tetap menulis ya intan. Jangan menyesal (seperti saya) ayo terus menulis.. sesibuk dan semalas apapun saat koass. banyak manfaat yg bisa kita ambil dan sebarkan tuk sesama melalui tulisan. SEMANGAT!

Diary Vazha said...

hahaha.,
kisahnya kaka sama kaya saya. Seneng bgt kalo blog kita muncul di google *yaiyalah siapa juga yang g seneng*

oya ka, semua orang itu rajin. Bedanya rajin sesuai bidangnya...

-Rumahnye Ni Aeni- said...

yup ntan seru juga ternyata ^^ .. walaw masih kecil2an, pernah ketemu dokter di suatu klinik, mb ni juga sambil jaga buka blog sendiri buat liatin trafficnya eh si dokter bilang "oalah itu blogmu ya , saya sering loh buka blog itu, ternyata orangnya kamu.." hehe seneng ketika bisa memberikan sedikit yang bermanfaat dan memberi inspirasi *mari lanjutkan

Intan said...

@K'Kian: siap, kang! doanya, doanya..insyaAllah
@Va: ^^, betul3 *ipinmode* terus dibacklink sama web orang~...Rajin sesuai bidangnya ya..hm,ada yg rajin dalam kebaikan ada yg rajin dalam keburukan..semoga kita termasuk rajin yang pertama ya ^^
@Mb Ni: Selamat ya mb Ni.. ntan belum pernah-->secara nama blognya langsung nama sayah, hihi..Yuu, mari lanjutkan~!

AimatulAyu ViraBieber said...

bagus tuh

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.