Tuesday, June 14, 2011

Kilas Balik IPD

بسم الله الرحمن الرحيم
IPD serem? Iya, awalnya. Kebayang ujiannya: Long Case. Denger kata itu aja horor-horor gimanaa gitu. Ternyata memang beneran horor sih. Buktinya tingkat kelulusannya tidak terlalu tinggi. Karena bisa saja pasien yang kita harapkan untuk kita periksa tiba-tiba diganti saat hari H oleh penguji. Karena kita tidak pernah tahu siapa penguji kita, kecuali saat ujian. Dengan karakter yang sangat bervariasi, kesubjektifan yang beragam dan tentu saja implikasinya menjadi angka-angka ujian yang beragam pula. Super sekali.
Maaf, saya buka tulisan saya dengan ujian. Selain ujian, ada yang bikin ehm-ehm lagi di IPD apalagi kalau bukan: naik tangga! Yups, kita berolah raga dengan tangga setiap hari. Perlu diketahui, teman2, bahwa di gedung IPD ini terdiri dari 5 lantai.
Lantai 1: Ruang Anyelir dan MIC (Medical Intermediate Care)
Lantai 2: Ruang Melati
Lantai 3: Ruang Koas dan Ruang Mawar
Lantai 4: Sekretariat IPD dan Subdiv
Lantai 5: Ruang pertemuan dan Sarang/ Rumah Burung
1 lantai, anak tangganya 24 T__T
Setelah absen di Kamar Jaga Residen IPD dan Kardio (di deket Radiologi itu), biasanya kita ke Ruko dulu di lantai 3 untuk berganti "jubah" atau menyimpan barang.
loker di ruko
Habis dari Ruko, lanjut follow up pasien ke Melati di lantai 2
. Follow up (FU) setiap hari sesuai subdivnya. Tergantung banyaknya pasien juga. Kalau ada pasiennya, setiap orang akan kebagian FU 1 pasien, atau lebih. Mulai Senin kita anamnesis dan pemfis ulang (lengkap), terus tulis di status termasuk rencana terapi dan hasil2 lab (semua boleh lihat status aslinya). Dicek lagi, apa anamnesisnya kurang lengkap, temuan saat pemfis bagaimana, diagnosisnya sudah tepat atau ada perubahan sejak pasien datang, terapinya sudah sesuai atau belum, ada permasalahan pada pasien atau tidak (misal: mengapa pasien belum boleh pulang? Mengapa diitnya hanya D5% IV 500ml/24jam, padahal kalau dihitung kebutuhan kalorinya lebih besar dari itu, dsb).

What to do
1. Jumat harus lapor subdiv, tanya jadwal seminggu kedepan tentang:
- materi bimbingan
- konsulen pembimbing
- waktu bimbingan
- konsulen yang jaga poli
- tugas-tugas, misalnya: bikin status pasien ruangan/poli
- residen di subdiv itu. Minta no HPnya, daftar pasien mereka, terus kita bagi tugas untuk di FU setiap hari untuk dilaporkan ke residen saat visite atau didiskusikan saat preceptoran. Tanya juga harus dateng jam berapa untuk FU (biasanya sebelum setengah 7 harus dah selesai FUnya, lanjut FU dengan residen, lanjut visbes (kalau ada)).
Dari Chief:
kegiatan minggu 1 :
senin : perkenalan/pengayaan --> lapor sub bagian + poli --> bimbingan preseptor
selasa - jumat : visite --> kuliah --> sub bagian + poli --> bimbingan preseptor

minggu 2-8 (hari senin-kamis) :
...visite --> bimbingan konsulen subbagian --> bimbingan preseptor --> poliklnik

minggu 2-8 (hari jumat) :
mini lecture (RPS) --> sub bagian+poliklinik --> bimbingan preceptor

setiap sebelum masuk sub bagian, lapor dulu ke kepala dan staf sub bagian di sekre masing2 sub bagian di lantai 4, sub bagian kardio lapor ke sekretariat IPJ (instalasi penyakit jantung)

2. Senin pagi bikin status lengkap sampai hari saat kita periksa. Baiknya blank dulu, jangan buka status yang ada. Terus anamnesis deh, pemfis dst, sambil melatih diri menangani pasien *kosambi beud yua :D*. Diskusiin dengan residen udah bener atau belum yang kita lakukan. Kita yang harus nyamperin residennya. Be proactive!
3. Selasa dst FU lengkap pasien yang sama sampai pasien pulang. Kalau pasien pindah ruangan, kita harus tau. Kalau ada pasien baru, bagi tugas siapa yang pegang.
4. Jam 9 stase ke Poli. Poli IPD ada di beberapa tempat. Poli Umum ada di deket Poli Bedah Onkologi. Poli Pulmo & Endokrin di deket taman bermain anak. Sisanya di deket Poli RM (Rehabilitasi Medik)

Stase Poli. Anamnesis pasien baru/ lama, pemfis, bikin resep (tentantif sesuai kondisi saat stase). Berlaku di semua Poli.
5. Pergi stase jangan segambreng satu kelompok ya. Kepenuhan. Dibagi 3 shift misalnya, diatur aja rotasinya.
6. Kejar bimbingan subdiv! Bisa jadi konsulen yang menerangkan, bisa juga kita yang diminta presentasi. Apapun bentuknya, sayang banget kalau dilewatkan. Kapan lagi bisa diskusi sama pakarnya langsung. Sekalian nyicil belajar untuk ujian :D
Di Poli Reumato, ada pasien kontrol dengan psoriasis arthritis.
7. Habis istirahat, jadwal preceptoran. Kita preceptoran di suatu ruangan unik bernama Sarang Burung di lantai 5. Semua residen dan konsulen memang memanggilnya Sarang Burung. Tanya kenapa? xp

Jaga
Giliran jaga selama 9 minggu, mulai senin sore (minggu pertama) sampai minggu malam (minggu ke 9) sebanyak 15x (giliran kelompok saya sih, belum ada angkatan baru soalnya T__T errr) digilir 3 tempat:
IGD, Melati dan Dahlia (G.Kemuning Lantai 1). Jaga mulai jam 16.00 s.d 06.00, kalo hari libur ganti shift tiap jam 07.00/19.00 . 1 hari 7 orang (3 IGD - 3 melati - 1 dahlia) pengaturan tugas diatur sama chief ko jaga hari itu

FU Jaga Pagi di Melati
Ujian:
1. Long Case alias Mini C-Ex mulai minggu ke 5. Setiap hari beberapa aja yang ujian. Siapin amunisi pemfis. Standby di depan ruang sekre jam 7. Tunggu bysit panggil nama untuk ujian di Melati.
2. SOOCA di minggu ke 9 hari Senin dan atau Selasa. Standby semua di ruang karantina deket sarang burung jam 7. Tunggu giliran dipanggil.
NB: Semua penguji hanya kita ketahui saat ujian tiba.

Presentase Nilai: 50% dari Preceptor +25% Longcase + 25% SOOCA

Judicium:
Judicium I: Rabu. Pengumuman kelulusan dan tidak disebutkan nama dan nilainya. Hanya yang mendapat A saja yang disebut namanya dan langsung menerima penghargaan tertinggi IPD untuk kita: Pulpen Emas! hoho..
Pulpen yang didamba semua orang. Berharaplah yang tertinggi, kalaupun hasilnya ga dapat, paling ngga nyaris A kan ok juga.. :)
Judicium II: Jumat. Untuk yang belum lulus di Judicium I saja.
NB: Buat yang sudah lulus judicium dari awal, sudah tidak ada lagi preceptoran, tapi masih ada RPS. Satu minggu terakhir juga ada jadwal stase baru..
Pergi ke PMI jalan Aceh 76 misalnya...
di Ruang Pertemuan PMI Bandung

Lihat proses pemisahan darah dan plasma

Fresh Frozen Plasma
Ke IGD, ke Poli Umum, ke BMD (Bone Mass Densitometry DEXA) di Parahyangan, ke tempat TFP (Tes Faal Paru) di Patklin Ruang 4, ke OK lihat Endoskopi (tp berhubung lg rusak jadi ke Ruang Endoskopi Bedah Digestif disebelahnya. Terus kita diterangin ini itu.. Baik banget Trainee Bedah Digestif nya..^^ *lhoo kok jadi Bedah lagi..hehe)


Rujukan:
1. Harrison 17th
2. PAPDI 5th
3. Buku2 dari Unpad: Rheumatologi, Hemato-Onkologi
4. Guidelines/Konsensus WHO/Organisasi Spesialis (yg pocket lebih praktis), bisa didonlod gratis dipostingan saya sebelumnya:
Part 1 (no 1-8 cukup)
Part 2 (GOLD)
5. Sindrom Koroner Akut
6. Draft SOOCA 2006! ^^, beberapa residen request minta dikopiin lhoo...

Tambahan


Jadwal Rotasi Sub Bagian+Poliklinik Mingguan

Kenang-kenangan buat Mami (Preceptor kami: dr.Emmy)

Makan-makan kelompok ^^

Makan-makan lagi ^^

Bikin SADT (Sediaan apus darah tepi)/ Thin Smear @Jaga

Kelompok Besar IPD Periode 11 April-11Juni

2 komentar:

Anonymous said...

Makasi ya Intan! Mau daftar bahan2/buku yang efisien buat belajar di IPD donk :) -Bayu

Intan said...

Wah, Bayu beneran buka blog ini..(*.*)
Udah ditambahin Bayu.. :) Semoga bermanfaat Chief! Ini masih mau ditambah2in sama chief yg sebelumnya..nanti aku kabarin lagi kl ada revisi, ok

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.