Saturday, November 19, 2011

Ada Saatnya #4: No Excuse!

بسم الله الرحمن الرحيم
Meminjam judul buku tulisan Isa Alamsyah; No Excuse!, saatnya mengintai kembali gelagat lawan jenis yang aneh bin klasik. Aneh karena saya merasa tidak nyaman harus menjawab pertanyaan tentang keseharian saya. Klasik karena bukan kali ini saja hal itu menimpa saya dan anda yang pernah merasa--tentu saja ;)

"Itu artinya dia lagi approaching, ntan." Ujar seorang teman yang melihat saya tertawa kecil lalu melenguh bosan selepas melirik benda kotak di tangan; hape.
"Ohya?" Saya merasa terjustifikasi. Lalu rentetan pertanyaan 5W1H bermunculan seakan saya ABG yang baru pertama diperlakukan seperti itu.
Awalnya saya ragu seraya berbaik sangka. Kata Nabi saw kan harus husnuzhan dengan saudara kita. Kalau ga bisa, terus husnuzhan bahkan sampai 70 kali. Kalau masih tetep ga bisa, petunjuknya masih sama untuk tetap ber-husnuzhan. Itu saja.
"Polos banget sih, ntan" sahutnya lalu tertawa setelah mendengar penjelasan saya. Yang dikatain nyengir kuda.

Namun pendapatnya baru saja membasmi keraguan saya. Yah, mengapa tidak percaya saja pada teman yang sama-sama lelaki, sama-sama pernah pdkt dg perempuan dan mungkin sama-sama pernah memiliki pacar.Serahkan urusan pada ahlinya. Hehe..

Jadi males. So, no excuse! maaf saya kejam untuk hal ini.

0 komentar:

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.