Saturday, October 23, 2010

Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan Mata

بسم الله الرحمن الرحيم
http://suaramerdeka.com/foto_sehat/2f9f7dbcf319266a9ae3273b30819d12.jpg
Sering kita mendengar mitos-mitos seputar kesehatan mata yang beredar di masyarakat dan diyakini kebenarannya, padahal belum tentu semua itu benar. Berikut beberapa mitos dan ulasan fakta yang sebenarnya.

Penyakit mata merah disertai kotoran mata (belekan) dapat menular hanya dengan cara berpandangan mata.
Fakta: Tidak Benar
Penyakit mata merah disertai kotoran (konjungtivitis/ keratokonjungtivitis) tidak dapat menular hanya dengan berpandangan mata. Penyakit ini menular melalui kontak langsung, seperti memakai handuk atau sapu tangan penderita yang diusapkan ke wajah/ mengenai mata, menggosok mata dengan tangan kita yang terkontaminasi kotoran mata penderita.

Air rebusan daun sirih dapat membersihkan mata dan mengobati semua penyakit mata merah.
Fakta: Tidak benar.
Daun sirih memang dikenal memiliki khasiat sebagai antiseptik. Untuk mendapatkan manfaatnya harus diolah terlebih dahulu dengan takaran konsentrasi yang tepat dan terjamin sterillitasnya sehingga aman untuk digunakan. Merebus sendiri daun sirih dan menggunakan langsung ke dalam mata sangat tidak dianjurkan. Ini dapat berakibat toksik pada mata dan memperparah kondisi penyakit mata sebelumnya. Penting juga untuk diperhatikan bahwa pengobatan mata merah sangat spesifik tergantung penyebabnya, sehingga memerlukan pemeriksaan oleh dokter mata sebelum diberikan pengobatan.

Katarak dapat disembuhkan tanpa operasi
Fakta: Tidak Benar
Katarak adalah kekeruhan lensa mata. Kekeruhan pada lensa mata tidak dapat dihilangkan, kecuali dengan jalan operasi. Operasi bertujuan untuk mengambil lensa mata yang telah keruh, sehingga diharapkan cahaya dapat masuk kembali dalam mata dan penglihatan menjadi jelas kembali.

Mengonsumsi Wortel dapat menghilangkan kelainan kaca mata

Fakta: Tidak benar.
Wortel merupakan sumber vitamin A yang baik untuk tubuh kita, terutama untuk memelihara sel-sel saraf retina mata, tetapi dengan mengonsumsi vitamin A tidak berarti kelainan refraksi (kelainan kacamata) akan hilang.

Donor mata dapat digunakan untuk memperbaiki seluruh kebutaan mata
Fakta: Tidak benar.
Dalam ilmu kedokteran yang disebut donor mata adalah donor kornea. Kornea adalah bagian mata yang paling depan yang tampak sebagai bagian hitam mata (sebenarnya merupakan lapisan jernih) yang mempunyai fungsi membiaskan dan meneruskan cahaya masuk ke dalam mata. Agar mata dapat melihat dengan baik, kornea harus dalam keadaan jernih. Donor kornea bertujuan untuk memperbaiki fungsi penglihatan hanya pada pasien yang mengalami kebutaan akibat kekeruhan/kerusakan kornea saja, tidak dapat memperbaiki semua jenis kebutaan mata.

Buta Warna pasti merupakan penyakit keturunan
Fakta: Tidak benar
Tidak semua buta warna merupakan kelainan yang diturunkan. buta warna atau defisiensi penglihatan warna memang dapat bersifat diturunkan (herediter) dari orang tua kepada anak-anaknya, tetapi ada juga yang merupakan kelainan yang didapat (aqcuired) karena proses infeksi atau peradangan pada saraf mata. Apabila kelainan itu diturunkan berarti telah ada sejak dia lahir, sedangkan bila terdapat kelainan baru muncul setelah ada proses peradangan atau infeksi saraf mata.

dokumen RS Mata Cicendo, Bandung.

1 komentar:

Anonymous said...

berikut pengalaman banyak orang tentang rebusan dauns sirih untuk mengobati mata merah
http://haqiqie.wordpress.com/2007/06/17/tips-kesehatan-lewat-obat-tradisional-mengatasi-mata-merah-iritasi-dengan-daun-sirih/

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.