Friday, December 3, 2010

Ini Jalanku

بسم الله الرحمن الرحيم
Jika dengan hijrah ke suatu desa, sendiri, terasing dan belajar mandiri kamu menemukan kedewasaan
Kenapa tidak disyukuri?

Jika dengan keterpisahan itu kamu tahu Siapa sesungguhnya yang harus kamu pilih
Kenapa tidak disyukuri?

Jika dengan kesendirian itu menjadi titik balik yang sangat berarti
Kenapa tidak disyukuri?

Jika dengan keterasingan itu kamu mengenali siapa lawan dan siapa kawan serta apa yang harus kamu perjuangkan
Kenapa tidak disyukuri?

Jika dengan kebebasan itu kamu bisa merumuskan rencana hidupmu
Kenapa tidak disyukuri?

Jika dengannya limpahan amanah membuatmu belajar mengenali kelebihan dan kekurangan diri dan sekitar
Kenapa tidak disyukuri?

Jika dengannya kesempatan-kesempatan bersilaturahim dengan sahabat ke penjuru Indonesia dan dunia melimpah
Kenapa tidak disyukuri?

Jika dengannya kamu bertemu, berbagi dan bercengkrama dengan orang-orang luar biasa
Kenapa tidak disyukuri?

Jika dengannya kamu tahu bahwa profesi ini begitu detil memaknai penciptaan dan kehidupan
Kenapa tidak disyukuri?

"...bahwa barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu 
(membunuh) orang lain,atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia
telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang memelihara
kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan
manusia semuanya ...
" (Al Maidah: 32).


Lalu dengannya kamu memahami bahwa bukan kehidupan yg harus kita sibuk dengannya
Tapi kematian yang sesungguhnya harus kita persiapkan
Kenapa tidak disyukuri?

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (Q.S Ibrahim 14:7)

Jika membersamainya kamu menyadari bahwa kantung-kantung amal kebaikan begitu banyak
Kenapa tidak saling berlomba?

"Jagalah Allah niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah niscaya engkau akan dapati Dia ada di hadapanmu. Jika engkau memohon mohonlah kepada Allah dan jika engkau meminta pertolongan mintalah pertolongan kepada Allah. Dan ketahuilah bahwa jika seluruh umat berhimpun untuk memberikan manfaat (keselamatan) kepadamu niscaya mereka tidak dapat melakukannya selain apa yang sudah Allah tetapkan untukmu. Dan seandainya seluruh umat berhimpun untuk menecelakakanmu niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali kecelakaan yang memang sudah Allah tetapkan untukmu. Telah diangkat pena dan telah kering lembaran-lembaran. (H.R. Tirmidzi)

Sungguh, tidak harus menjadi dokter untuk mencapai SurgaNya
Namun, titik-titik peristiwa membuat satu garis lurus untuk tetap mewujudkannya
Sungguh, hanya dengan kesadaran untuk terus memupuk cinta membersamainya
berharap langkah-langkah ini diridhaiNya
tepat menyatu dengan titik berikutnya

Jagalah Allah niscaya kamu akan mendapati-Nya di depanmu; kenalilah Allah pada saat mendapat kemudahan niscaya Dia akan mengenalmu saat kamu mendapat kesulitan. Ketahuilah bahwa apa yang bukan jatahmu tidak akan mengenaimu dan apa yang menjadi jatahmu tidak akan salah sasaran. Ketahuilah bahwa pertolongan Allah bersama kesabaran; kelapangan ada bersama kesempitan; dan kemudahan ada bersama kesulitan.(H.R. Al-Hakim dan Ahmad) 

Luruskan niat, sempurnakan ikhtiar
Menjadi dokter bukanlah tujuan
Tapi salah satu jalan yang harus ditempuh menggapai tujuan itu
Salah satu..

"Orang yang beramal tetapi tidak disertai dengan ilmu pengetahuan tentang itu, bagaikan orang yang melangkahkan kaki tetapi tidak meniti jalan yang benar. Orang yang melakukan sesuatu tetapi tidak memiliki pengetahuan tentang sesuatu itu, maka dia akan membuat kerusakan yang lebih banyak daripada perbaikan yang dilakukan. Carilah ilmu selama ia tidak mengganggu ibadah yang engkau lakukan. Dan beribadahlah selama ibadah itu tidak mengganggu pencarian ilmu pengetahuan. Karena ada sebagian kaum Muslimin yang melakukan ibadah, tetapi mereka meninggalkan ilmu pengetahuan, sehingga mereka keluar dengan pedang mereka untuk membunuh umat Muhammad saw. Kalau mereka mau mencari ilmu pengetahuan, niscaya mereka tidak akan melakukan seperti apa yang mereka lakukan itu."
(Hasan Al-Bashri)
 
Ini jalanku, tidak bolehkah aku mensyukurinya dengan mempelajari ilmunya? 

2 komentar:

kisenda said...

TO Intan..

Bagus Blog ny..
sedikit banyak dapat Ilmu.. baru.. ttg hadist dan hikmah.

btw, apa buka hadist juga ?

yg terakhir itu Quote Hasan Al-Basri ? dpt dari mn (sumberny) ?

Jzkallah. Thanks

Intan said...

Kisenda: Terimakasih. Alhamdulillah kl bermanfaat.
Sy buka hadits juga (buku beneran atau dr situs yg terpercaya sumbernya). Quote Hasan Al-Bashri dari sini: http://islam.pusatstudi.com/2010/08/prioritas-ilmu-atas-amal.html

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.