Saturday, February 19, 2011

Di Sepanjang Koridor

بسم الله الرحمن الرحيم
Hari belum berganti. Senja terbit bersama jingga menyemburat. Samar-samar kuperhatikan sekitar. Hanya beberapa langkah saja sebelum langit menggelap. Sepi. Koridor ini kelabu di mataku. Begitu redup dan menyesak. Mengapa harus saat ini. Setelah sepanjang hari berlimpah nikmat yang begitu aku syukuri.
http://www.biwook.net/gallery/giger/giger-Corridor.jpg
Allah, jangan jadikan lagi gelap setelah aku melihat cahaya..
Astagfirullah...astagfirullah...
Aku sungguh menanti keajaiban dengan istighfar..
Kuterus mengayunkan langkah
pun semakin cepat dan cepat

Ya Rabbana, jangankah engkau bebankan kepada kami beban berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang2 sebelum kami
Ya Rabbana, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yg tidak sanggup kami memikulnya...
wa'fuanna, waghfirlana, warhamna..

Panas di relung-relung ini menjalar hingga ke ubun-ubun
Mengumpulkan butir-butir bening yang kubiarkan mengalir dari sudut-sudut mataku..

Hingga langkah ini terhenti
Seakan ada pelita yang melapangkan sesak
Pelita dari Mu ya Rabb..
Subhanallah..
Hari ini hadiahku bertambah

0 komentar:

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.