Saturday, April 9, 2011

BST: HZ

بسم الله الرحمن الرحيم
I. Identitas Pasien
Nama                  : Nn.R
Jenis kelamin     : Perempuan
Umur                  : 21 th
Suku Bangsa     : Sunda
Pekerjaan           : Mahasiswa (tk.akhir)
Pendidikan         : SMA
Status Marital     : Belum menikah

II. Keluhan Utama
Gelembung-gelembung kemerahan berisi cairan jernih yang terasa nyeri pada daun telinga kiri, pipi kiri, dan leher kiri depan
III. Anamnesis (Autoanamnesis 30 Maret 2011)
Sejak 4 hari yang lalu pasien mengeluh timbul gelembung-gelembung kemerahan berisi cairan jernih yang terasa nyeri pada daun telinga kiri, pipi kiri, dan leher kiri depan. Nyeri seperti terbakar dirasakan terus-menerus dan mengganggu yang menjalar dari kepala bagian kiri sampai bahu kiri. Awalnya timbul di leher depan sebesar koin berupa gelembung-gelembung merah berisi cairan bening yang nyeri, kemudian bertambah luas ke leher kiri, daun telinga kiri dan pipi kiri. Pasien mengeluh demam, nyeri dan lemah badan.

Pasien adalah mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyelesaikan skripsinya. Riwayat darah tinggi, kencing manis, batuk lama, demam pada malam hari dan penyakit jantung disangkal pasien. Tidak ada riwayat penyakit berupa benjolan. Kakak pasien pernah menderita hal yang serupa di hidung setahun yang lalu kemudian berobat dan dinyatakan sembuh.

Pasien menyangkal timbul bisul, nyeri kepala hebat, kaku kuduk, mata merah,berair dan pandangan kabur. Riwayat gangguan pendengaran disangkal. Keluhan sulit BAK dan BAB disangkal. Keluhan serupa di daerah mulut, hidung, kelamin dan anus disangkal. Pasien tidak mengoleskan obat apapun pada lesinya. Tidak ada riwayat luka bakar sebelumnya.Pasien pernah menderita cacar air sebelumnya.Karena keluhannya, pasien berobat ke poli Kulit Kelamin RSHS.

IV Pemeriksaan Fisik
Kesadaran         : compos mentis
Keadaan Umum: tampak sakit ringan 
  : 110/70 mmHg 
N   : 102xmenit 
R   : 20x/menit 
S   : afebris 
Status gizi: baik
 
STATUS GENERALIS
Kepala   : Kulit kepala: lesi (-)
                  Mata: palpebra oedem (-), konjungtiva   hiperemis (-), ulkus kornea (-)
                  Hidung: tanda Hutchinson (-)
                 Telinga : cairan (-), kulit lihat status dematologikus
Leher     : pembesaran KGB (-). kulit lihat status dermatologikus
Thorax  : Bentuk dan gerak simetris
              Cor : BJ murni reguler, murmur -/-
              Pulmo : VBS ki=ka, ronchi -/-, wheezing -/-
Abdomen  : Cembung, lembut
                  Hepar dan lien tidak teraba membesar
                  Bising usus (+) normal
Ekstremitas: Edema (-), cyanosis (-)
                       Kulit lihat status dermatologikus

STATUS DERMATOLOGIKUS
Distribusi        : segmental sesuai dermatom C2- C3 kiri
Lokasi             : a/r daun telinga kiri, pipi kiri, leher kiri depan
Karakteristik  : lesi soliter, bentuk irreguler, ukuran 18cmx10cmX0.5cm, batas tegas, sebagian menimbul sebagian mendatar, kering
Efloresensi     : Vesikel eritem herpetiformis dengan dasar makula eritem zosteriformis, bula  eritem
Foto Klinis

a/r leher kiri depan


dermatom



V Pemeriksaan Penunjang
Tzank Smear
VI. Diagnosis Kerja
Herpes Zoster Cervikalis setinggi C2-C3 kiri
VII. Penatalaksanaan
Umum:
- Menjelaskan bahwa penyakitnya timbul akibat virus yang dulu pernah menginfeksi pasien sewaktu kecil, dapat menular melalui udara dan kontak kulit.
- Menjaga agar gelembung tidak pecah untuk menghindari infeksi pada kulit dan mencegah penularan kepada orang lain. 
- Pasien perlu beristirahat dan menghindari stress
- Menjelaskan bahwa untuk mengobati keluhan pasien, obat harus diminum teratur 5x sehari dalam 1 minggu.
- Pasien harus banyak minum air
Khusus: 

Topikal : Bedak salisil 2%
Sistemik:
Asiklovir tab PO 5 x 800mg (selama 7 hari)
Asam mefenamat tab PO 3 x 500 mg  

VII Prognosis
Quo ad vitam : ad bonam
Quo ad functionam : ad bonam
Quo ad sanationam : ad bonam

3 komentar:

dr Oen said...

DD nya ko cuma satu tan? kalau udah jelas kan ndak usah di DD toh? :)

Diary Vazha said...

Ka, mau tanya, kalau kita udah kena herpes bakal kena lagi ga? Saya pernah baca, katanya bakal kena setiap 5 tahun sekali, benar??
Makasih....

Intan said...

dr.Oen: hehe, iya dok. Dah diperbaiki. Makasih dok
VAzha: untuk herpes zoster, kemungkinan timbul lagi kecil kalau diobati tuntas & menghindari faktor risiko misalnya stres. HZ bukan penyakit 5 tahunan setau kk sih..he3

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.