Thursday, November 19, 2009

Titik

بسم الله الرحمن الرحيم

Seseorang pernah berkata pada saya: Allah memberikan ujian bagi hamba-Nya pada satu titik terlemahnya. Dan Allah tidak akan memindahkan ujian pada titik lainnya sampai titik itu benar-benar kuat. Saat itu saya sedang bosan, dapet masalah yang SAMA saja. SEJENIS. SATU TEMA.

Sampai sekarang.. titik itu masih tetap di tempat yang sama.. tahukah engkau wahai diriku?
mengapa ujian itu begitu bertubi?

Sebuah titik. Ya, hanya titik. Titik itu mungkin bagi setiap orang berbeda wujudnya. Titik yang menjadi ujian. Bisa jadi keluarga menjadi masalah sedari dulu. Atau ekonomi yang tak kunjung membaik. Tapi lain halnya bagi jiwa ini...

Titik yang menghilangkan kepekaanku. Titik yang membuatku sedingin salju. Titik itu kini kebas dan tak peduli.

Allah, Kau yang Maha Tahu, Kau yang Maha Kuat.. maka kuatkanlah diriku..dan jangan biarkan aku termasuk orang2 yg dzalim..

0 komentar:

Post a Comment

Jadilah seperti bintang yang indah kemilau namun sulit untuk digapai. Seperti melati begitu lembut dan suci, seperti mawar yang indah namun memiliki duri untuk melindungi diri. Ukhty moga kita bisa menjadi muslimah yang begitu lembut, anggun begitu banyak yang menginginkan namun sulit dimiliki sembarang orang karena kita teguh terhadap Allah dan Rasul.